Kamis, 16 Juni 2016

Banyak Blogger Yang Gagal Hanya Karena Ini

Tags

Mata Lhoong – Membangun sebuah situs blog gratis, maupun berbayar itu menjadi pilihan Anda. Namun untuk membangun blog lebih terlihat professional akan lebih baik menggunakan domain berbayar. Artinya Anda membeli domain sendiri tanpa menggunakan yang gratisan. Untuk domain berbayar tidak mengukur kesuksesan seorang blogger. Untuk menjadi blogger sukses tentu membutuhkan proses serta tahapan.

Ada yang membuat blog dengan menggunakan blogspot dan wordpress. Dan ada juga yang sudah custom dengan domain berbayar seperti dot com, net, co.id dan sebagainya. Ini lah yang dimaksud dengan domain top level domain (TLD). Yang menjadi pertanyaan, mengapa Anda GAGAL menjadi seorang blogger? padahal sudah mempunyai website pribadi atau custom domain. Hal ini tentu memiliki faktor penyebab Anda gagal.

Faktor kegagalan seorang blogger
Penyebab Anda gagal menjadi blogger sukses

Top level domain ada yang berbayar dan ada juga yang gratisan, seperti dot tk, ga, dan cf. ini juga menjadi pilihan Anda yang ingin membuat sebuah blog. Tidak ada batasan kesuksesan seseorang menggunakan domain gratisan maupun berbayar. Banyak yang menggunakan domain TLD, namun mereka gagal menjadi blogger sukses.

Mengapa kegagalan itu ada? Jelas dong, bila ada kesuksesan maka sudah tentu adanya kegagalan. Maka mengapa mereka gagal menjadi blogger sukses? Itu banyak hal yang membuat mereka gagal dalam membangun sebuah blog. Untuk itu, tujuan matalhoong.com membuat artikel ini agar Anda tahu penyebab blogger terjadi gagal.

Penyebab kegagalan yang dialami blogger
Sudah banyak sekali manusia yang berkecimpung dalam dunia blogging. Tidak hanya di Negara Indonesia, bahkan luar negeripun membludak yang aktif pada aktivitas blogging. Kegagalan tentu awal dari pengalaman kita dalam meraih kesuksesan. Begitu juga pada dunia blogging yang kami maksud.

Membangun sebuah blog tentu membutuhkan modal dan kerja keras guna untuk mencapai sukses. Nah, berdasarkan penelitian kami sendiri, gagal dalam membangun sebuah blog dapat dikatakan terlalu berambisi untuk mencapai keinginan mereka. Pada hal sudah tidak dapat dipungkiri, untuk membangun blog harus dari pondasi dulu baru membuat dinding dan sebagainya.


Artinya, Anda bisa membangun sebuah blog dari mulai mengisi artikel, merapikan blog seperti menggunakan template hingga bisa mendapatkan pengunjung yang banyak. Dengan demikian, maka Anda akan merasakan manfaat dari blog itu sendiri. Akan tetapi, hal ini berbeda dengan blogger yang lelah di tengah jalan, yang sehingga membuat mereka gagal menjadi blogger sukses.

Lalu mengapa mereka banyak yang gagal dalam dunia blogging? Inilah yang menjadi materi yang akan disajikan oleh matalhoong.com dalam artikel ini. Berikut lebih lanjut informasi yang dapat Anda baca penyebab banyak blogger yang gagal yakni, di bawah ini:
  1. Membangun blog hanya karena Google Adsense tanpa melihat kelayakan blog Anda.
  2. Terlalu banyak artikel yang tidak bermanfaat serta banyak artikel yang bukan karya Anda sendiri.
  3. Artikel blog Anda tidak memadai, artinya artikel yang Anda miliki masih sangat sedikit.
  4. Tidak bisa fokus pada blog yang sedang Anda bangun
  5. Blog yang sedang Anda bangun tidak ada arah. Artinya artikel banyak yang melenceng dari pembahasan utama.
  6. Kurang termotivasi dan kurang tekun dalam membangun blog Anda sendiri.
  7. Blog kurang rapi seperti tidak ter urus.
  8. Blog tidak hidup. Artinya kurang update artikel.
  9. Tampilan blog kurang baik yang membuat pembaca tidak disukai.
  10. Blog sepi pengunjung seperti kuburan hahahaa.

Gagalnya seorang blogger memang bervariasi. Ada yang membangun sebuah blog hanya ter obsesi dengan Google Adsense, artinya mereka buat blog dengan tujuan bisa memiliki sebuah akun Adsense. Setelah mendaftar Adsense dengan hasil yang tidak diharapkan yakni ditolak, maka kecewa.

Ada juga yang hanya membagikan artikel tentang kehidupan mereka sendiri. Bila ada yang bisa mereka tulis, maka terpublishlah beberapa artikel, dan bila tidak tau menulis apa maka blog mereka pun sepi. Selanjutnya ada yang membuat blog tanpa arah dan tujuan. Mereka asal buat artikel saja.

Maka, bila Anda ter obsesi dengan mendapatkan uang di internet tanpa mencocokkan blog Anda sesuai kebijakan mereka, maka Anda akan mendapatkan kegagalan. Seperti mendaftar di google adsense. Banyak yang ditolak karena tidak sesuai kebijakan mereka.


Begitu juga dengan asal ngeblog, artinya mereka menulis kisah hidup sendiri dan mempublishnya di internet, tanpa ada manfaatnya kepada orang lain. Memang ada kisah hidup seseorang yang membuat motivasi bagi orang lain, ada juga yang sama sekali tidak ada manfaatnya.

Kesimpulan dan Solusi
Mereka gagal tentu tidak bisa dengan sabar membangun sebuah blog. Sama dengan kita membangun sebuah rumah. Ini tentu dimulai dari pondasi hingga selesai sampai atapnya, dan selanjutnya hanya modifikasi saja. Tidak jauh berbeda dengan membangun blog.

Untuk menjadi blogger sukses, tentu harus bermula dari dasar hingga mencapai puncak. Artinya Anda buat sebuah blog dan penuhi dengan artikel artikel unik serta bermanfaat untuk orang lain. Buatlah artikel yang merupakan karya Anda sendiri tanpa mencontek pada blogger lainnya.

Setelah Anda buat sebuah blog, baik itu dari blogspot atau yang berdomain TLD. Maka, rapikan tampilannya tentu dengan template yang baik. Template itu ibarat baju atau cat, bila Anda menggunakan template yang bagus, maka baguslah tampilan blog Anda.

Selanjutnya, perbanyak dengan artikel yang juga merupakan karya Anda sendiri. Buatlah artikel Anda sendiri yang tentunya juga bermanfaat dan unik bagi pengguna internet lainnya. Artikel yang unik, orisinil, dan bermanfaat, tentu artikel karya Anda sendiri serta informasi yang Anda tulis juga belum banyak yang mengetahuinya.

Dan artikel yang bermanfaat itu merupakan informasi yang banyak diminati oleh pengguna internet. Maka dengan itu, untuk menjadi blogger sukses, harus Anda tekuni apa saja yang perlu dilakukan. Jangan lakukan sebagaimana penjelasan di atas bila tidak ingin menjadi blogger gagal.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon