Senin, 04 Juli 2016

Budaya Lebaran Yang Sering Dilakukan

Tags

Mata Lhoong – Bersilaturahmi serta saling memaafkan merupakan budaya dihari yang fitri. Hari raya aidil fitri sudah didepan mata. Maka mari meningkatkan budaya budaya yang ada. Seperti halnya saling bersilaturrahmi berdatangan ke rumah sanak saudara serta saling berjabat tangat dengan kata maaf.

Bersedekah dan saling membantu satu sama lainnya juga merupakan budaya islam. Apa lagi menyambut bulan yang fitri saling bantu membantu. Artinya kita harus melihat disekeliling kita yang mungkin masih banyak saudara kita yang butuh. Maka dari itu, perlu perhatian kita terhadap orang orang yang mungkin sangat membutuhkan perhatian.

Hari hari lebaran

Bukankan saling membatu merupakan perbuatan yang baik? Maka dari itulah banyak hal yang harus kita lakukan dihari yang fitri. Tidak hanya kita yang bisa menyambut bulan kemenangan, namun, harus bersama sama menyambut bulan kemenangan dengan cara saling bantu membantu.

Mungkin masih banyak yang kehidupannya perlu diperhatikan untuk bisa menyambut bulan yang fitri dengan penuh kemenangan. Untuk itu, mari saling bahu membahu dengan cara yang dianjurkan agama agar mereka juga dapat menyambut bulan yang fitri dengan penuh senyum. Semoga semua umat dapat merayakan hari raya aidil fitri dengan penuh kemenangan.


Budaya di hari yang fitri sebenarnya banyak sekali, dari memperiapkan berbagai makanan khas seperti kue lebaran juga masakan masakan lainnya. Belum merasakan lebaran, bila rasanya belum ada apa saja yang harus dipersiapkan saat lebaran tiba. Seperti kue, masakan daging dan lain sebagainya.

Semua itu hanya persiapan lebaran untuk tamu yang saling bersilaturrahmi ke rumah rumah. Ini sudah menjadi tradisi disetiap wilayah yang mempersiapkan hari lebaran tiba. Selain itu, yang menjadi budaya lebaran yakni beli baju baru hingga celana yang juga baru. Rasanya belum merasakan kebesaran lebaran bila hal itu belum terpenuhi.

Pakaian baru serta persiapan kue dan juga makanan khas menjadi tradisi serta budaya saat lebaran tiba. Dan ini tidak bisa dipungkiri, hampir disetiap daerah tentu sudah mempersiapkan secara maksimal guna menyambut lebaran tiba. Selanjutnya, petas4n juga menjadi tradisi lebaran, rasanya belum memasuki lebaran bila pet4san belum berbunyi.

Kesimpulan yang bisa kita lihat bahwa, sambutlah lebaran ini dengan penuh rasa senyum dan gagah. Jangan ada yang merasa iri dengki serta caci maki. Sambutlah hari kemenangan ini dengan saling memperhatikan. Mungkin ada yang perlu perhatian, maka saling bantu membantu agar mereka juga dapat meraih hari kemenangan dengan penuh senyum.

Artikel Terkait

2 komentar

betul itu mas...budaya lebaran kebanyakan pada nyulut petasan ...habis kalau g yaaa g seru ..iya kan?

Hahahahah... benar sekali mas, tanpa petasan ga ada serunya.. namun akan lebih indah serta mewarnai lebaran itu, bila kita berbagi dengan yang lainya. Tidak seru juga lebaran hanya kita yang merasa bahagia, sementara tetangga kita sendiri kurang mendapatkan makna dari lebaran itu sendiri. Terimakasih mas uda mengunjungi matalhoong.com semoga artikelnya bermanfaat


EmoticonEmoticon